Apa itu mora? Ritme bahasa Jepang dalam ketukan
Bahasa Jepang menghitung ketukan (mora), bukan suku kata. Sebagian besar kana bernilai satu ketukan; ー, っ, dan ん masing-masing mendapat satu ketukan penuh.
客pelanggan / tamu
- きゃ
- く
2 ketukan
規約ketentuan / peraturan
- き
- や
- く
3 ketukan
Hitung ketukannya
| Contoh | Ketukan |
|---|---|
| 客きゃく |
|
| 規約きやく |
|
| 一個いっこ |
|
| 新聞しんぶん |
|
| チョコレートちょこれーと |
|
Cara mengucapkannya
Tepuk sekali untuk setiap kotak sambil mengucapkan kata dengan pelan.
Jangan hilangkan ー, っ, dan ん: panjangkan, tahan, dengungkan.
Percepat tanpa kehilangan ketukan.
Aksen nada: lapisan terpisah
Setiap mora juga bernada tinggi atau rendah. 箸 (sumpit) dan 橋 (jembatan) punya ketukan yang sama, tetapi nadanya berbeda.
箸はしが
橋はしが
端はしが
Situs ini tidak menilai aksen nada.
Kesalahan umum penutur bahasa Indonesia
Mengabaikan ketukan khusus
ー, っ, dan ん tidak ada dalam bahasa Indonesia, jadi ketukannya mudah hilang.
Ejaan menyembunyikan ketukan
Ejaan Latin “Tokyo” menyembunyikan vokal panjang pada とうきょう.
Dalam tes pelafalan
Tes memeriksa satu ketukan atau bunyi tertentu per soal, bukan ritme secara keseluruhan.
Ikuti tes pelafalan gratis